BEDAH JURNAL PMI : UPAYA PENGUATAN PEREKONOMIAN PASCA TAMBANG KART



Jumat 19 Mei 2023

Pemateri : Khaerul Fadillah, S.Sos

Lokasi : Saung Juang

Desa cikeusal termasuk ke dalam kategori pedesaan yg dekat dengan perbukitan kapur. Mata pencaharian desa cikeusal yaitu Sektor pertanian yang masih menjadi andalan dalam sektor ekonomi dan selain sektor pertanian pun ada sektor penambang. Ada dua jenis penambang yaitu penambang batur kapur dan batu alam. Penambang sebagai profesi yang diwariskan secara turun menurun yg ada di desa cikeusal dimulai dari cara membelah batu sampai teknik peledakan. Pada tahun 1700 M pertambangan kars di perbukitan di kromong sudah berlangsung secara tradisional. Pada tahun 1971 dilakukan survei bahan baku semen oleh Ibu tien soeharto untuk perubahan pemanfaatan kars menjadi bahan baku industri semen, dari kenyataan tersebut adanya dampak yg dirasakan oleh masyarakat yang tadinya berprofesi sebagai penambang kian tergurus dan semakin sulit mendapatkan pendapatan sehingga mereka beralih posisi dari profesi sektor tambang ke non tambang, sehingga muncul berbagai sektor ekonomi alternatif yaitu pemanfaatan hasil bumi seperti singkong dan lainnya.

Adanya area tambang kars masyarakat lokal di gunung curi menyebabkan perpindahan tambang menjadi ke wilayah karawang yang berlangsung sampai tahun 2000an.

Masyarakat desa masih bergantung pada tambang sehingga mereka rela menggadaikan rumahnya untuk membeli mobil truk yang digunakan untuk mengangkut batu kapur atau batu alam tersebut. Bisnis tambang merupakan bisnis yang bersesiko karena rentan terhadap sakit pernapasan. Masyarakatnya pun sudah jarang memiliki peternakan atau pertanian karena kelangkaan air, dengan adanya ledakan yg dilakukan penambang akhirnya air yang tersedia mengandung besi.

Komentar

Postingan Populer